RSS

desa Ranowangko


      Ranowangko merupakan salah satu desa di kecamatan Tombariri. desa ini memang lumayan besar, jika di tinjau dari luas wilayah dan kependudukan. desa yang di pimpin oleh kepala desa yang cukup muda sekarang ini yang biasa disebut opo oleh orang - orang setempat. 
      Berdasarkan etimologi atau asal usul kata, desa ini terdiri atas Rano yang berarti air dan wangko yang berarti besar,.,. dan dapat di sebut Air Besar,.,.  kenyataan ini di dukung oleh beberapa sungai yang melewati desa air ini, seperti kuala Ranowangko, kuala mangatasik, kuala agogong (oh ia kuala = sungai). beberapa tahun lalu, tepatnya tahun 2006 terdapat musibah yang menghebohkan ketika kuala Ranowangko yang membelah desa meluap sampai menutupi hampir 70 persen wilayah yang ditempati penduduk bagian bawah, lorong kubur, dan 100% kasing. dalam musibah banjir bandang ini menghanyutkan puluhan rumah penduduk serta menganyutkan 4 orang dimana 1 ditemukan selamat di manado tua terkatung katung selama beberapa hari bernama Tanta Yenny, satu di temukan tewas Tanta Ice, dan yang masih hilang bernama Marki, om Edi dan salah seorang tetangga penulis yang tinggal di Kaima.
      Di daerah ini terdapat beberapa kompleks yang berbeda diantaranya
 'lorong pante',., di tempat ini banyak pemuda ataupun bapak-bapak yang bekerja sebagai nelayan. 
' lorong tengah' tempat yang paling ramai dimana dulunya terdapat beberapa waruga yang katanya masih terkubur rapat di bawah tanah, dan di sini juga terdapat rumah tua tempat penginjil yang pertama kali datang di tanah tombulu bernaung dan menurut anak dari pemilik yang bernama om Ondoy 'di dalam rumah tua tersebut terdapat 3 buah alkitab kuno yang cukup besar yang masih orisini''.
'Lorong Kubur' berdasakan namanyapun dapat terbayang bahwa ini m,erupakan kompleks beristirahatnya para manusia yang telah meninggal dunia. di lorong ini terdapat seorang pala yang jago nyanyi suara tenor,., its cool dude,., yang bernama Z,., 
'Kasing' daerah yang pernah di tempati penulis waktu masih kecil ini telah tersapu banjir bandang tahun 2006, dimana sebagian besar penduduknya tercerai berai dan mengungsi ke Langsot, namun sekarang ini telah kembali lagi menempati tempat tinggal yang cukup rawan ini jika hujan lebat di tomohon ini. di tempat ini penulis memiliki teman2 yang cukup dekat 'fanny, obey, yafet, ato, jendri, dan termasuk marki yang telah berpulang dihantam banjir bandang 2006.
 'hendom' daerah paling ujung dari ranowangko. daerah ini berasal dari bahasa belanda yang artinya pemberian. di komleks yang cukup luas ini terdapat 2 SD, SMP dan SMA 1 tombariri dan juga sementara dibangun salah satu SMA swasta yang kecil di sini, jadi mungkin dimasa mendatang kita dapat menyebut daerah ini sebagai jalan siswa,., eheheheheh
'langsot' daerah yang terpisah agak jauh dari perkampungan ini merupakan bantuan dari pemerintah setelah bajir bandang. dulunya memang sunyi tapi sekarang banyak yang mulai membeli rumah setengah jadi dan merenofasinya untuk di tinggali di langsot. mungkin suatu saat nanti daerah yang kaya air ini dapat menjadi desa mandiri dan berpisah dari ranowangko, bayangkan saja penduduknya sudah ratusan sekarang dan sudah ada gereja pantekosta dan kanisa gmim di sana( wlwpn sih banyak yang tetap turun ke kampung kalau  hari minggu untuk meribadah,.,.,
'sakura' jangan kira hanya jepang saja yang ada sakuranya,., hiksss,. ,ini mmg bukan bunga sakura, tapi sakura ini singkatan dari SAblah KUala RAnowangko,., :),.,  di tempat ini terdapat tempat penulis biasa maen bola setiap sore bersama namet2, wlwpn sich hanya bola plastik tapi biarlah asalkan berkeringat atw orang sini bilang cuma cari suar,.,.,
'mangatasik' daerah pantai tempat berekreasi, hampir setiap akhir pekan selalu padat pengunjung,.,. apalagi kalo hari merah hufffhhhh,.,. bukan hanya mobil atw motor aja yang macet, kita aja klo mau jalan susahnya bukan maen,., suer mungkin manusianya ribuan kaleee,., nggak percaya ? bayangin aja ada yang datang tapi balik lagi karena macet selama hampir 3 jaman lebih,.,., sayangnya pantai ini sudah memakan beberapa korban yang tenggelam, juga ada seorang om yang tertindih sama truk yang mengangkut batu saat membantu truk tersebut yang terperosok,.,, beberapa pemilik tempat tersebut seperti om angky alias Bento, Edi,., untuk masuk tempat mangatasik para pengunjung cukup membayar uang parkir saja, tapi kalo orang ranowangko atw org kompleks di gratiskan,.,. hehehehe jadi kalo mau datang hubungi aja gue atw orang ranowangko laennya,.,.  ekh sekedar informasi di samping mangatasik terdapat sebuah resort yang cukup eksklusif bernama minahasa lagoon resort dimana penulis pernah bekerja sekitar 15 bulan sebagai front office staff,., 
di perairan mangatasik juga terdapat Dugong atau biasa di sebut duyung yang sering dilihat turis asing yang diving atau snorkling.
 batas desa ranowangko 
- borgo, senduk, poopoh, pantai,., 

hidup adalah perjuangan melawan waktu,., kita memang tidak dapat mengembalikan waktu yang telah lewat, tapi kita dapat memanfaatkan tiap detik yang kita jalani dengan melakukan yang terbaik,., originally from tommy :)


3 Responses to "desa Ranowangko"
Tian Repi said...

Bro, jujur, Baca ini Artikel, ada beberapa yg kita baru tau. Asal usul torang pe Desa :v :v

Mantap bro....... memang (Pande)


May 26, 2014 at 7:12 AM
tommy damima said...
This comment has been removed by the author.
tommy damima said...

okk sama2 hesky :)


May 27, 2014 at 5:38 PM

Post a Comment

thanks so baca,. tertarik? kase komen dang,.

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors