RSS

Santa Claus (Sinterklaas) Manado


Santa Claus berasal dari seorang Santo bernama Nicholas. Menurut sejarah khatolik ia dilahirkan di kota Lycia pelabuhan kuno di Patara (Asia Kecil), dan kala muda merantau ke Palestina dan Mesir, dan sekembalinya ke Myra menjadi uskup Lycia (abad-4). Ia dipenjarakan ketika raja Diokletus menganiaya umat Kristen dan dilepaskan ketika raja Konstantin berkuasa, ia hadir di Konsili Nicea (325) dan meninggal dan dikubur di Myra. Pada abad-6 peninggalannya dikeramatkan dan tahun 1087 para pelaut/pedagang Italia mencurinya dan membawanya ke Bari, Itali. Kemudian relikwinya dikeramatkan di basilika San Nicola di Bari pada abad-11.

Nicholas menggambarkan uskup yang ramah yang suka menolong anak dan orang miskin. Keramahannya kemudian dibumbui dengan mujizat-mujizat dan legenda sekitar bagaimana ia menolong banyak orang terutama anak-anak. Legenda ini kemudian menyebar ke seluruh Eropa, tetapi sejak Reformasi legenda kultus Nicholas tidak lagi dirayakan di gereja-gereja protestan, dan di gereja Jerman diganti bayi Yesus (Christkindl) sang pemberi hadiah yang dikenang pada hari kelahiran-Nya tanggal 25 Desember. Sebaliknya, di Belanda berkembang Sinterklaas yang menggambarkan orang tua berjanggut putih panjang berpakaian uskup menaiki kuda yang bisa terbang ke atap rumah dibantu budaknya Swarte Piet. Sinterklaas datang pada tanggal 5 Desember malam ke rumah-rumah untuk memberi hadiah bagi anak-anak yang baik melalui cerobong asap.

Legenda Nicholas/Sinterklaas ini kemudian dibawa pada abad-17 ke koloni baru di New Amsterdam (sekarang New York) di benua Amerika dan kemudian dikenal sebagai Santa Claus yang berupa orang gemuk berjanggut putih memakai mantel dan kerpus berwarna merah yang menaiki kereta ditarik 8 rusa kutub yang bisa terbang. Nicholas dijuluki Santo (orang suci) dan gambarannya kemudian berbaur dengan gambaran Christkindl dan dijuluki Kriss Kringle. Legenda Santa Claus ini mencapai bentuknya pada abad-19 yang kemudian dirayakan dengan pemberian hadiah di malam Natal (24 malam). Legenda Santo Nicholas ini di dirayakan sebagai Pere Noel di Perancis, Julenisse di Skandinavia, dan Father Christmas di Inggris. Figur rusa ke-9 bernama Rudolph memiliki hidung merah mengkilat diperkenalkan pada tahun 1939.
Sekalipun Santa Klaus dianggap sebagai lambang semangat memberi hadiah khususnya untuk anak-anak, namun karena sifat pencampurannya dengan cerita-cerita magis, misalnya kehadiran Santa Klaus yang penuh mujizat & naik kereta ditarik rusa terbang, dan peri bertongkat sihir dalam perayaan Magic Christmas, banyak juga yang mempersoalkannya sebagai tidak sesuai dengan semangat Natal dan mempromosikan ketamakan dan komersialisasi yang telah dimanipulasikan oleh para pengusaha mainan anak-anak, makanan & minuman, dan hiburan. 
  Santa Klaus yang merupakan sosok bapak buncit dan baik hati karena suka membagikan hadiah di malam natal ternyata memiliki beberapa sebutan diantaranya, Santo Nikolas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy. dan jika merujuk ke Manado biasa disebut Senterklaas. yang beda dari Santa yang lain bahwa Senterklaas di Manado seakan memiliki kemiripan dengan Belanda karena disana juga terdapat Pit Hitam atau biasa disebut oleh orang torang sebagai suarto pit. orang hitam ini selalu membawa karung yang gunanya menakuti anak2 yang nakal,., hehehe walaupun sekedar bercanda tapi itulah kenyataannya, karena tamu dari Belanda yang pernah datang kemanado dan melihat tradisi Senterklaas merasa bingung karena menurut mereka Senterklaasnya sama modelnya dengan suarto pit yang katanya hanya ada di Belanda dan tidak ada di tempat eropa lainnya.
 
lia jow ni senterklaas di manado,., lebeh menonjol tu Pit Hitam deng Badut daripada om Santa,., 
 suarto pitt di Manado yang ba narsis,., biar itang kong bisae mar musti bagaya choy,. hehehe


0 Responses to "Santa Claus (Sinterklaas) Manado"

Post a Comment

thanks so baca,. tertarik? kase komen dang,.

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors